Category Archives: Suzuki

Suzuki Futsal Community Challenge

Mas Bro Gan Sob, Masih dalam kemeriahan suasana AFF SUZUKI CUP tahun 2018, PT SUZUKI INDOMOBIL SALES (SIS) mengajak klub dan komunitas konsumen sepeda motor Suzuki untuk merayakannya dengan mengadakan Suzuki Futsal Community Challenge 2018 yang digelar di Goedang Futsal Kalimalang, Jakarta Timur (08-09/12/2018). SIS bekerjasama dengan Zonabikers.com untuk menyediakan sarana penyalur hobi olahraga, sekaligus silaturahmi antar anggota komunitas Suzuki. Sebanyak 24 tim futsal dari klub/komunitas sepeda motor Suzuki berkompetisi untuk menunjukan talentanya di bidang lain.

Kegiatan yang digelar selama 2 hari tersebut dihadiri lebih dari 900 orang yang terdiri dari peserta dan tim futsal, supporter dan pengunjung umum serta klub/komunitas lainnya. Babak penyisihan di hari pertama berakhir dengan penentuan 12 tim terbaik yang pada hari kedua bertanding hingga mencapai babak final. Antusiasme seluruh pengunjung memberikan semangat kepada tim futsal yang bertanding. Meski pertandingan bersifat ‘fun’, namun peraturan yang dipergunakan menggunakan standar resmi kompetisi futsal, sehingga sportifitas dan permainan bersih tetap dijunjung tinggi.

Dari pertandingan selama dua hari yang seru dan bersemangat, akhirnya Juara 1 Suzuki Futsal Community Challenge dimenangkan oleh tim Inazuma Owner Network (ION), kemudian Juara 2 dimenangkan oleh tim Suzuki Bikers Club (SBC), dan Juara 3 diraih oleh F150 Owners Club (FOC) Bekasi. Tidak hanya itu, terdapat 2 juara kategori spesial yang diberikan kepada bro Gilang dari FOC Bekasi yang mencetak gol terbanyak (Top Score) yaitu 16 gol selama bertanding, selain itu penghargaan Best Player diraih oleh bro Panji dari SBC yang dinilai memberikan permainan terbaik, aktif dan sportif sepanjang pertandingan. Seluruh pemenang mendapatkan trophy serta hadiah tunai dari SIS sebagai hasil jerih payah mereka menunjukan prestasi terbaik.

Selain pertandingan futsal, SIS juga mengemas acara Suzuki Futsal Community Challenge dengan berbagai kegiatan menarik seperti test ride games, gizzy penalty games, hiburan musik dan dancer, sunmori dan penjualan dua produk anyar dari Suzuki yaitu Suzuki NEX II dan Suzuki GSX150 Bandit. Maka, kesempatan memperoleh hadiah tidak hanya berlaku bagi peserta futsal saja, namun juga diperoleh pengunjung umum yang beruntung.

Keseruan yang tidak kalah heboh lainnya adalah Sunday Morning Ride bareng komunitas motor Suzuki, alias Sunmori. Ratusan pecinta motor Suzuki dari berbagai komunitas merek tersebut yang ikut dalam acara bertajuk Road To Victory. Rute sunmori Road to Victory dimulai dari Zonabikers.com di Warung Jati Barat, Jakarta Selatan menuju TB Simatupang, Antasari, berlanjut ke Pati Unus lalu ke arah Senayan. Kemudian ke Gatot Soebroto, Cawang dan berakhir di Goedang Futsal, Kalimalang, Jakarta Timur untuk bersama-sama mendukung pertandingan futsal yang berlangsung.

Sepanjang kompetisi futsal antar komunitas yang berlangsung, ajang Suzuki Futsal Community Challenge 2018 juga dimeriahkan beberapa konten lain, seperti food court dan stand pendukung dari Belajar Helm dan komunitas Suzuki yang menggelar charity poles helm ‘Bayar suka-suka’ yang hasilnya akan disumbangkan kepada rumah ibadah.

“Dengan acara ini kita ingin menunjukan komunitas Suzukinggak cuma aktif di dunia otomotif, melainkan juga dunia olahraga. Selain itu,kompetisi ini merupakan momentum yang bertepatan untuk menyemarakan AFF SuzukiCup 2018. Berkat dukungan dari teman-teman bikers acara ini bisa terselenggara,semoga kedepannya kita bisa adakan yang lebih besar dan bisa melibatkan lebihbanyak lagi komunitas yang ada.” Tutup Daniel, CommunityEngagement Market Relation R2 PT SIS

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

Ini Dia Pemenang Suzuki Ready To MotoGP 2018

Mas Bro Gan Sob, program Suzuki Ready to MotoGP 2018 dimulai tanggal 1 Juli hingga 30 September 2018 lalu, program yang berhadiah nonton MotoGP di sirkuit Sepang Malaysia ini diikuti oleh ribuan konsumen Suzuki. Pengundian pemenang program ini telah dilangsungkan pada tanggal 4 Oktober lalu di Jakarta. Untuk informasi lengkap pemenang Suzuki Ready To MotoGP 2018 simak artikelnya sampai habis ya mas bro gan sob.

Puluhan orang yang menjadi pemenang program merupakan konsumen Suzuki yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Para pemenang merupakan pemilik Suzuki All New Satria F150, GSX-R150 maupun GSX-S150 yang telah dibeli selama periode program berlangsung.

Bagi konsumen Suzuki yang telah mengikuti program dan penasaran dengan siapa saja nama yang menjadi pemenang, dapat langsung mengecek di website resmi www.suzuki.co.id dan akun sosial media seperti facebook fanpage : ‘Suzuki Motorcycles Indonesia’, atau instagram : ‘@suzukiindonesiamotor. Selain itu, nama-nama pemenang juga diumumkan secara resmi di Media Nasional, antara lain Warta Kota, Pikiran Rakyat, Suara Merdeka yang beredar mulai 08 Oktober 2018, dan Tabloid Motor Plus, Ototrend yang beredar di tanggal 10 Oktober 2018.

Para pemenang rencananya akan dihubungi oleh pihak dealer Suzuki setempat, namun pihak Suzuki menghimbau kepada para pemenang untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap segala penipuan yang mengatasnamakan Suzuki, karena Suzuki memastikan bahwa seluruh pemenang tidak akan dipungut biaya sepeser pun. Untuk meningkatkan rasa aman dan kenyamanan konsumen, Suzuki juga  memberikan fasilitas untuk bertanya dan mengecek kebenaran informasi melalui saluran call center bebas pulsa Halo Suzuki di nomor 0800 – 1100 – 800.

Para pemenang akan berangkat menuju Sepang, Malaysia untuk menonton balap MotoGP pada tanggal 02 – 05 November 2018. Di sana, para pemenang berkesempatan melihat aksi Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018 yang tahun ini masih diperkuat oleh pebalap Italia yaitu Andrea Iannone dan pebalap Spanyol yaitu Alex Rins.

Yohan Yahya – Sales & Marketing 2W Dept. Head PT. SIS

“Program Suzuki Ready To MotoGP ini merupakan kali ke-3 dilaksanakan oleh PT. Suzuki Indomobil Sales. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh konsumen yang telah memilih dan membeli produk Suzuki. Sebagai bentuk apresiasi dari Suzuki, kami memberikan hadiah istimewa yang bisa menambah pengalaman dan cerita menarik bagi konsumen. Kami yakin program ini akan terus dinanti oleh calon konsumeN Suzuki di kesempatan selanjutnya”.

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

Trade For Upgrade Program Penjualan Khusus Suzuki GSX150 Bandit

Mas Bro Gan Sob, resmi diperkenalkan harga OTR Jakarta Rp. 26.000.000 Suzuki GSX150 Bandit hadir dengan program penjualan khusus yang diberi nama Trade For Upgrade. Program penjualan ini ditujukan untuk membantu dan memudahkan calon konsumen pembeli Suzuki GSX150 Bandit.

Sesuai dengan penjelasan dari Marketing 2W Section Head PT. Suzuki Indomobil Sales, Banggas Pardede, syarat untuk mengikuti program Trade For Upgrade tersebut dengan cara calon konsumen menyiapkan bukti kwitansi penjualan sepeda motor lama dengan tahun produksi sebelum 2015, salinan dokumen (STNK dan BPKB) yang telah dijual, serta identitas diri (KTP) dan kartu keluarga, dan ajukan pembelian Suzuki GSX150 Bandit.

Program ini untuk pembelian kredit, dan tidak bisa untuk tunai. Untuk pengajuan yang disetujui, bakal mendapat insentif Rp 3 juta“, “harga jual motor bekasnya akan ditambahkan dengan uang insentif dari Suzuki, dan bisa digunakan untuk membayar uang muka atau down payment (DP) pembelian Suzuki GSX150 Bandit“. Namun, untuk minimal DP yang bisa digunakan, sebesar 25 persen dari harga jual Suzuki GSX150 Bandit, atau sekitar Rp 3,5 juta.

Untuk DP maksimal, sekitar 70 persen dari harga jual Suzuki GSX150 Bandit. Paling penting, DP tidak bisa melebihi batas atas tersebut” jelas Banggas di acara peluncuran Suzuki GSX150 Bandit, di Telaga Sampierun, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (5/10/2018).

Selain bertujuan untuk mempermudah konsumen untuk membeli Suzuki GSX150 Bandit, program penjualan khusus ini juga ditujukan agar bisa memicu terbentuknya komunitas pengguna Suzuki GSX150 Bandit yang besar dan solid di Indonesia. Berikut pernyataan resmi dari Mimuro Shunichi San selaku Asst. to Department Head of Sales & Marketing 2W.

Kami mencoba suatu dobrakan sistem penjualan sepeda motor yang baru di Suzuki lewat program Trade For Upgrade yang berlaku khusus untuk Suzuki GSX150 Bandit ini, dengan tujuan bisa memberikan kemudahan kepemilikan unit dan lebih dari itu kami juga ingin membentuk suatu gerakan komunitas pengguna Suzuki GSX150 Bandit yang besar dan solid di Indonesia. Harapan kami para pengguna Suzuki GSX150 Bandit bisa menjadi ikon baru di industri sepeda motor Nasional.”

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

Suzuki GSX150 Bandit Hadir, Tentunya Dengan Harga Yang Sangat Kompetitif

Mas Bro Gan Sob, Kamis 5 Oktober 2018 PT. Suzuki Indomobil Sales mengadakan acara pengenalan harga untuk produk baru mereka Suzuki GSX150 Bandit, produk yang sebelumnya sudah diperkenalkan dalam ajang GIIAS 2018 lalu. Suzuki GSX150 Bandit hadir dengan 4 pilihan warna yaitu Passion (Stronger Red/Titanium Black), Freedom (Brilliant White/Aura Yellow), Nobility (Metallic Matte Titanium Silver) dan Calmness (Titanium Black). Motor baru ini dibanderol dengan harga Rp. 26.000.000 OTR Jakarta.

Suzuki GSX150 Bandit hadir untuk bertarung dengan Yamaha Vixion dan Honda CB150R Streetfire di kelas 150cc naked sport. Kelas ini memang sangatlah menggoda pabrikan untuk berebut penjualan. Selain itu kelas ini juga sangat diminati masyarakat. Dengan harga tersebut Suzuki GSX150 Bandit memiliki harga yang tidak terlalu jauh dari saudara tuanya Suzuki GSX-S150.

Secara tampilan Suzuki GSX150 Bandit memang berbeda dengan Suzuki GSX-S150, namun bisa dipastikan motor ini memiliki spesifikasi yang tak jauh berbeda dengan Suzuki GSX-S150. Nah Mas Bro Gan Sob, berikut spesifikasi dari Suzuki GSX150 Bandit.

Mesin
JenisWater-cooled, 4-stroke
Sistem KatupDOHC 4-valve
Diameter Langkah62.0×48.8 mm
Isi Silinder1-cylinder
Ratio Kompresi147.3 cm3
Tenaga Maksimum14.1 kw/10,500 rpm
Torsi Maksimum14.0 Nm/9,000 rpm
Sistem PengapianFuel Injection (FI)
Sistem StarterElectric One Push
Transmisi6-speed, return
Kapasitas Tangki11 Liter
Dimensi
Panjang2,000 mm
Lebar745 mm
Tinggi1035 mm
Jarak Sumbu1,300 mm
Ground Clearance150 mm
Tinggi Jok790 mm
Berat Kosong135 kg
Rangka
Suspensi DepanTelescopic
Suspensi BelakangSwingarm
Rem DepanDisc (Petal)
Rem BelakangDisc (Petal)
Roda Depan90/80-17 Tubeless
Roda Belakang130/70-17 Tubeless
VelgCast Wheel
Kelistrikan
AkiMF
Lampu DepanLED

Oh ya mas bro gan sob, untuk harga OTR Jawa Tengah rtb belum mendapatkan informasinya, namun bisa dipastikan jika harganyapun tak akan terlalu jauh dari harga Suzuki GSX-S150 di Jawa Tengah. Nanti jika sudah keluar harga resmi untuk Jawa Tengah, pasti akan rtb informasikan. Terimakasih sudah membaca.

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

All New Satria F150 2018 Dapatkan Sentuhan Warna Baru

Mas Bro Gan Sob, tak mau ketinggalan dengan saingannya bebek hyperunderbone All New Satria F150 2018 dapatkan sentuhan warna baru. Secara desain dan gaya memang jelas terlihat Sonic 150R dan All New Satria F150 merupakan dua produk yang bersaing memperebutkan porsi penjualan bebk hyperunderbone 150. Di semester kedua tahun 2018 kedua motor ini sama-sama mendaptkan update warna baru. Jika kemarin rtb sudah membahas mengenai warna baru Sonic 150R kini giliran rtb akan menyampaikan informasi mengenai update warna untuk All New Satria F150 2018.

Ekspresi bergaya seorang pengendara sering kali diperlihatkan melalui tampilan sepeda motornya yang menarik perhatian. Berlandaskan keyakinan tersebut, PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali memberikan penyegaran tampilan kepada model hyperunderbone legendaris Suzuki All New Satria F150 dengan warna-warna baru yang lebih berani dan tak membosankan dipandang.

Suzuki memberikan empat tampilan warna baru untuk All New Satria F150, antara lain Stronger Red, Aura Yellow, Titan Black dan Titan Black – Red CW. Gaya yang tergambarkan di penampilan desain striping baru, mengisyaratkan bahwa All New Satria F150 tetap konsisten diposisikan sebagai pilihan generasi remaja yang ekspresif, penuh semangat dan kebebasan berkreatif tanpa batas.

Sebagai hyperunderbone yang legendaris, All New Satria F150 tetap mengedepankan desain yang ramping dan tegas, namun dalam preferensi kalangan remaja dan generasi muda lainnya. Selain itu, performa besar merupakan ciri khas yang melekat dan tidak diragukan oleh penggemar kecepatan, berkat mesin Double Over Head Camshaft (DOHC) 150cc, fuel injection dan  berpendingin cairan, memberikan tenaga puncak 13,6 Kw/10000 rpm dan torsi 13,8 N-m/8500 rpm, serta transmisi 6-percepatan yang tak ada habisnya menyenangkan sang pengendara.

Kehadiran tampilan baru tidak merubah penawaran All New Satria F150 dari harga sebelumnya, yaitu Rp 22.500.000,- (on the road DKI Jakarta). Calon konsumen bisa mulai melihat dan memiliki kehadiran All New Satria F150 warna baru awal September 2018 di seluruh jaringan penjualan Suzuki di Tanah Air.

Dengan segera memiliki All New Satria F150 warna baru tersebut pun, calon konsumen juga sekaligus memperoleh kesempatan untuk mengikuti program undian Suzuki Ready To MotoGP yang berhadiah nonton balap MotoGP dan mendukung Team Suzuki Ecstar MotoGP secara langsung di Sepang, Malaysia. Kesempatan akan berakhir hingga akhir 30 September 2018.

“Sejak dahulu, penggemar Suzuki Satria selalu ingin tampil beda, dalam artian lebih bergaya dibandingkan teman-teman pergaulannya yang lain. Karakter konsumen tersebutlah yang membentuk All New Satria F150 terus berpenampilan muda dan dinamis sesuai ekspresi yang ditunjukkan oleh kalangan remaja. Melalui sentuhan warna dan striping baru di All New Satria F150 tahun ini, legenda Suzuki Satria tetap terus menyambung dan tidak tergantikan” Jelas Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. Suzuki Indomobil Sales.

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

Beli Suzuki GSX-R150 Sekarang Berhadiah Helm Full Face KYT

Mas Bro Gan Sob, helm full face sudah tak lagi identik dengan motor sport, saat ini sudah banyak pemotor yang sadar akan keselamatan dan ikhtiar dengan cara lebih memilih menggunakan helm full face daripada helm half face. Selain lebih aman, terbukti jika helm fullface lebih bergaya dan menambah keren pemotor. Menanggapi trend fashion pemotor tersebut PT. Suzuki Indomobil Sales menghadirkan program beli Suzuki GSX-R150 sekarang berhadiah helm full face KYT.

Perkembangan tren fashion bagi para pengendara sepeda motor saat ini begitu besar, salah satunya dalam pemilihan dan penggunaan helm untuk keamanan kepala pengendara. Melihat kondisi tersebut, PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali mewujudkan permintaan mengakomodir tren tersebut dengan cara memberikan hadiah langsung berupa helm fullface KYT Vendetta2 Flat Visor berdesain khusus yang berlaku bagi  setiap konsumen pembeli Suzuki GSX-R150.

Hadiah langsung helm tersebut merepresentasikan karakter sporty dan dinamis dari motor GSX-R150 yang sesuai dengan jiwa pengendara yang ekspresif dan berkarakter.

Hadiah helm ini merupakan helm ekslusif yang didesain khusus kerjasama antara Suzuki dan KYT dan benar benar baru dengan jumlah terbatas serta tidak akan ditemukan di pasaran secara bebas.   Ada dua  pilihan warna helm yang dijadikan hadiah kepada konsumen pembeli Suzuki GSX-R150, yaitu Hitam dan Putih yang ekspresif.

Pemilihan kedua warna tersebut didasari banyaknya karakter konsumen motor sport 150cc yang tampil sporty di aktifitas kesehariannya. Program berhadiah helm Fullface ini berlaku dari bulan September – November 2018 dengan tidak ada perubahan harga yaitu Rp 30.150.000 untuk varian Keyless System dan Rp 29.150.000 untuk varian Shuttered Key.

“Kami mengarahkan Suzuki GSX-R150 agar semakin cocok bagi jiwa muda yang sporty dan ekspresif. Dengan adanya program ini, kami harapkan bisa menjawab keinginan konsumen serta meningkatkan penjualan, serta menjadi tren fashion dalam berkendaraan serta unsur keselamatan yang kami utamakan” ujar Yohan Yahya sebagai Sales & Marketing 2W Department Head PT. Suzuki Indomobil Sales.

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

Suzuki GSX150 Bandit, Sesuai Harapankah?

Mas Bro Gan Sob, bertepatan dengan pameran Suzuki di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkenalkan produk terbarunya yaitu Suzuki GSX150 Bandit. Motor ini ditujukan bagi penggemar street naked bike 150cc, sekaligus menambah pilihan model Suzuki di kelas 150cc. Suzuki GSX150 Bandit ini nampaknya dihadirkan untuk memberikan jawaban atas keluh kesah penggemar Suzuki terhadap model Suzuki GSX-S150. Namun apakah menjadi seperti yang diharapkan konsumen?

Mengusung konsep jiwa kebebasan yang lekat dengan nama Suzuki Bandit, SIS meyakini jika Suzuki GSX150 Bandit dapat mewakili karakter customer yang berani dan tangguh dan tentunya dalam artian yang positif ya mas bro gan sob. Suzuki GSX150 Bandit hadir dengan wujud street naked bike yang berpenampilan modern dan agresif. Desain motor ini boleh dibilang lebih menyamankan pembonceng, tidak seperti yang dikeluhkan pembonceng di Suzuki GSX-S150 maupun GSX-R150. Motor ini menggunakan model jok yang tersambung dari jok pengemudi hingga pembonceng. Pastinya bakal lebih nyaman untuk boncengan.

Selain hadir dengan desain  yang baru, GSX150 Bandit ini memiliki beberapa kelebihan lainnya yaitu, bobot yang ringan, panel informasi digital yang lengkap. Dan pastinya fitur-fitur yang ada di GSX150 Bandit ini tidak kalah canggih dengan kompetitor di kelasnya.

Sebagai motor yang diarahkan kepada konsep ‘one bike for all’, GSX150 Bandit dipersenjatai dengan mesin 150cc Double Over Head Camshaft (DOHC) berteknologi fuel injection dan liquid cooled yang menghasilkan performa besar, dimana mesin tersebut telah teruji di produk Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 sebelumnya. Tujuannya adalah agar pengendara bisa mengandalkan GSX150 Bandit sebagai kendaraan harian dan juga sebagai sarana melakukan hobi perjalanan touring maupun traveling.

Suzuki memperkenalkan model GSX150 Bandit dengan 4 pilihan karakter warna yang aktraktif, antara lain Passion (Stronger Red/Titanium Black), Freedom (Brilliant White/Aura Yellow), Nobility (Metallic Matte Titanium Silver) dan Calmness (Titanium Black). Tampilan dipertegas akses grafis yang tajam dan mengindikasikan bahwa GSX150 Bandit tidak hanya sekedar motor biasa, namun sebagai street naked bike yang memadukan performa sekaligus kenyamanan berkendara.

Perkenalan GSX150 Bandit di GIIAS 2018 ini dimaksudkan untuk memberikan informasi lebih awal kepada publik sebelum akhirnya mereka bisa memilikinya. Pengunjung GIIAS 2018 dapat melihat secara langsung GSX150 Bandit di booth Suzuki – Hall 2Q mulai tanggal 2 – 12 Agustus 2018.

Yohan Yahya – Sales & Marketing 2W Deptartment Head PT. SIS
Dalam kesempatan ini, kami senang dapat memperkenalkan Suzuki GSX150 Bandit untuk pertama kalinya di hadapan publik. Sebagai pengisi celah di kategori street naked bike 150cc yang mengutamakan kenyamanan berkendara sehari-hari. Harapan kami GSX150 Bandit juga bisa menjadi teman keseharian dan kebersamaan bersama komunitas pengguna nantinya.”

In My Stupid Opinion (IMSO) Kehadiran Suzuki GSX150 Bandit ini mungkin memang belum sesuai dengan harapan konsumen sebenarnya. Embel-embel nama Bandit terlalu dini untuk ditempelkan di varian ini, bagi rtb motor ini cukup diberi nama Suzuki GSX-S150 II ataupun Suzuki Satria Sport. Tapi bagaimanapun juga ini sudah menjadi hak, rencana dan rahasia dari Suzuki, bisa jadi masih ada tujuan dibalik kehadiran motor ini. Selain itu menurut rtb, motor ini juga bisa menjawab keinginan konsumen yang pengen memiliki motor dengan performa setangguh Suzuki Satria FU namun dengan tampilan pure sport naked, ataupun yang pengen menikmati keunikan GSX-S150 namun tetap bisa berkendara berboncengan dengan nyaman bersama pasangannya.

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

Riding Santai Ke Pacitan Bersama Rider Suzuki GSX-R150, Pegel dan Lampu Check Engine Nyala ??

Mas Bro Gan Sob, Sabtu dan Minggu (7-8) Juli 2018 rtb riding santai ke Pacitan. Kali ini rtb memboncengkan adik sepupu yang pengen rtb kenalkan dengan pantai di Pacitan. Sepupu rtb ini masih kelas 6 SD dan baru liburan, selain itu dia baru sekali ke pantai, tepatnya ke Parangtritis, sebelumnya rtb sudah menanyakan, kalau misal diajak liburan maunya kemana, kebun binatang, pantai atau gunung, dia mengaku lebih suka ke pantai. Sejalan lah sama rtb yang lagi pengen riding sedikit jauh.

Rencana ini memang sudah rtb bicarakan dengan sepupu dan keluarganya semenjak libur lebaran lalu. Selain itu rtb juga sempat cerita ke temen rtb yang dulu memimjamkan unit Suzuki GSX-R150 yang pernah rtb review di artikel Suzuki GSX-R 150 Akselarasi Mantap Riding Position Gak Cocok untuk Postur Beruang. Singkat cerita temen rtb yang boleh dibilang sudah berumur ini sangat tertarik dan ingin ikut riding bareng, dari awal rtb sudah menginformasikan jika jaraknya kurang lebih 150km sekali jalan. Dengan waktu tempuh 2 hingga 3 jam. Dan rtb pun sudah meyakinkan, jika memang kondisi badan sehat dan yakin serta tidak ragu-ragu ya gas aja. Lagian rtb bukan orang yang suka ngebut-ngebut saat riding, dan juga selalu mencoba untuk berhati-hati.

Bukannya menganggap remeh teman rtb ini, namun rtb yang baru berpengalaman riding Suzuki GSX-R150 selama satu jam di wilayah perkotaan saja langsung merasa capek dibagian pergelangan tangan dan pinggang, terlebih temen rtb ini yang sudah jarang naik motor, baik jarak jauh maupun jarak dekat. Akhirnya hingga hari Jum’at 6 Juli 2018, temen rtb ini masih yakin akan ikut. Oh ya, sebut saja temen rtb ini pak Hendra, hehehe.

Sabtu, 7 Juli 2018 pagi hari sekitar pukul 06.00 wib rtb komunikasi dengan pak Hendra, intinya kami sudah siap, dia pun menjawab jika sudah siap dan menginformasikan jam berapa dia akan berangkat. Pagi itu rtb berangkat dari Boyolali, sedangkan pak Hendra dari Solo, kami memilih titik temu di Sukoharjo. Sekitar pukul 07.15 rtb sudah sampai di lokasi titik temu, dan pada pukul 07.30 pak Hendra sampai. Tak menunggu lama akhirnya kami lanjut perjalanan, rute yang kami lewati adalah Sukoharjo – Wonogiri Kota – Ngadirojo – Baturetno – Giriwoyo – Donorejo – Punung – Pacitan.

Belum ada satu jam berkendara, sampai di daerah Ngadirojo pak Hendra berhenti sambil menunjuk ke arah speedometernya, rtb lihat dari samping nampak lampu indikator check engine menyala tanpa sempat melihat detail info yang tampil di speedometernya. rtb menanyakan kapan terakhir service, dugaan rtb mungkin pemberitahuan waktu service dan rtb  minta untuk mematikan sejenak mesinnya. Setelah dimatikan dan dinyalakan lagi, lampu indikatornya sudah tidak menyala lagi. Tanpa rasa was-was kami melnajutkan perjalanan sampai di daerah Nguntoronadi, Wonogiri kami berhenti sejenak di SPBU, karena rtb yakin pasti pak Hendra sudah merasa capek, karena jalanan di daerah Nguntoronadi ini agak jelek dengan dominasi aspal keriting.

Benar saja, akhirnya istirahat ini kami manfaatkan untuk minum, melemaskan tangan dan pak Hendra pasang koyo di kedua pergelangan tangannya. Sekitar setengah jam kami beristirahat lalu kami lanjutkan perjalanan. Tujuan pertama adalah pantai Srau, rtb memilih pantai Srau karena menurut rtb pasti tidak akan seramai pantai Klayar yang jalur aksesnya sudah diperbaiki dan pastinya lebih banyak diminati pengunjung. Sekitar pukul 11.00 kami sampai di pantai Srau, oh ya sebelum sampai di situ pak Hendra sempat berhenti dan mematikan motornya karena lampu indikator check engine kembali menyala. Sambil beristirahat dan makan siang kami membahas apa sebenarnya masalah di motor tersebut, namun saat mau mencari di google ternyata tidak ada jaringan.

Riding Santai Ke Pacitan Bersama Rider Suzuki GSX-R150

Satu Jam beristirahat kami melanjutkan perjalanan ke Kota Pacitan untuk check in di penginapan, sampai di penginapan akhirnya kami mencari di google mengenai penyebab dari menyalanya indikator check engine dan peringatan FI di speedometer Suzuki GSX-R150. Dan ternyata ada beberapa informasi yang kami dapat, salah satunya adalah mengenai posisi socket switch select yang ada di jok belakang yang terkena sesuatu atau setelan kopling yang terlalu dekat. Benar saja, ternyata pak Hendra meletakkan kain di dalam jok tersebut yang menutupi dan menekan socket switch select tersebut. Akhirnya kain yang ada di bawah jok tersebut diambil dan disimpan.

Minggu, 8 Juli 2018 kami pulang dari Pacitan menuju Solo dengan jalur yang sama seperti saat berangkat. Kami juga sempat berhenti dua kali untuk istirahat, saat berhenti ini rtb sempat menanyakan apakah indikator check engine dan peringatan di speedometer kembali muncul, dan ternyata sudah tidak muncul lagi. Namun ternyata indikator itu kembali menyala dan warning kembali muncul saat kami sudah berpisah di perjalanan ke rumah kami masing-masing.

Senin, 9 Juli 2018 Pak Hendra membawa Suzuki GSX-R150 nya ke bengkel untuk service dan menurut teknisinya ada yang ngangkut di kopling ata kunci kontaknya. Hmmm, sedikit bingung dengan apa yang dimaksud sih, namun dipastikan jika memang tidak ada kendala atau kerusakan baik di mesin maupun di sistem elektorik motor tersebut.

rtb akhirnya bertanya juga kepada teman rtb cxrider.com, yang juga memiliki Suzuki GSX-R150. Dan ternyata motornya juga mengalami hal yang sama, dan infonya itu bisa diatasi dengan ganti handle kopling lengkap dengan kabel dan switch yang ada di handle kiri. Dan infonya juga penggantianya gratis di bengkel resmi Suzuki.

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :
do_widget id=glob_block_1_widget-17]

Vlog : Press Conference, Regional Launching dan Exhibition Suzuki Nex II Jawa Tengah

Mas Bro Gan Sob, PT. Suzuki Indomobil Sales mengadakan press conference, regional launching dan exhibition produk update mereka Suzuki Nex II di Jawa Tengah. Acara dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2018 mengambil lokasi di Semarang, press conference diadakan di Kedai Kopi Old Kettle, sementara Exhibition Suzuki Nex II diadakan di Java Mall Semarang. Berikut liputan yang rtb abadikan dalam vlog.

Press Conference, Regional Launching dan Exhibition Suzuki Nex II

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

Widget not in any sidebars

Senjata Suzuki di Kelas Low Skutik : Suzuki Nex II 2018

Mas Bro Gan Sob, Suzuki Nex II dipasarkan di Jawa Tengah dengan harga mulai dari Rp. 14.750.000, Suzuki NEX II 2018 ini merupakan salah satu senjata dari PT. Suzuki Indomobil Sales untuk bertarung di kelas low skutik atau skutik enty level. Mengikuti perkembangan pasar dimana low skutik menjadi salah satu kelas yang sedang ramai menjadi salah satu alasan hadirnya pembaharuan ini.

Kelas low skutik di Indonesia diramaikan beberapa produk antara lain, Honda Beat series, Yamaha Mio Series, dan Suzuki hadir dengan andalannya Suzuki Nex II serta Suzuki Address. Suzuki Nex II ini dihadirkan untuk konsumen muda yang ingin tampil #KerenCaraBaru. Suzuki Nex II sudah dilengkapi dengan socket charger USB, jadi mas bro gan sob tak perlu khawatir apabila kehabisan baterai saat dalam perjalanan. Motor lain di kelas low skutik juga ada sih yang punya socket charger ini, tapi outputnya tidak langsung berbentuk port USB, melainkan power outlet bulat, jadi harus beli socket charger tersendiri. Oh ya, socket charger USB ini adanya di Suzuki Nex II tipe Elegant Premium, Fancy Dynamic dan Sporty Runner.

Seperti yang rtb bilang diawal, Suzuki NEX II ini lebih diarahkan untuk menyasar pasaran kaum muda generasi millenial, oleh karena itu desainnya dibuat lebih keren dan stylish. Suzuki memperbarui tampilan dengan konsep compact, slim dan awesome, sehingga menghasilkan desain bentuk motor yang sesuia dengan trend saat ini, namun dengan model yang akan terus menarik perhatian dalam waktu yang lama.

Suzuki Nex II dibekali dengan mesin 115cc bertenologi SEP (Suzuki Eco Performance) yang memberikan performa terbaik dan selalu siap diandalkan untuk aktifitas sehari-hari. Bobot yang ringan dengan dimensi kompak berkontribusi kepada konsumsi bahan bakar yang hemat. Motor ini juga hadir dengan dek yang lebih luas dibandingkan versi sebelumnya, sehingga pengendara pun dibuat lebih nyaman karena ruang kaki yang lebih lega.

“Kami senang sekali bisa menghadirkan Suzuki Nex II di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Suzuki Nex II ini memenuhi kebutuhan pengendara dan masyarakat di Jawa Tengah pada umumnya, dengan 5 varian yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan keperluan konsumen. Sebagai skutik entry level di kelas 115cc, Suzuki Nex II ditawarkan di berbagai wilayah dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan produk lain. Dengan tagline yang diusung yaitu #KerenCaraBaru, Suzuki Nex II akan membawa suasana dan gaya berkomunikasi yang lebih sesuai dengan target pasar utama yaitu generasi muda/millenial” Ungkap bapak Yoyan Yahya selaku Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS

Suzuki Nex II ini hadir benar-benar compact, dimana beberapa fitur yang wajar ada di kelas skutik lainnya tidak ada di motor ini. Seperti halnya side stand switch dan parking brake lock, tapi tenang saja, keputusan Suzuki tidak memasukkan fitur itu ke motor ini sudah dipertimbangkan secara matang dan tentunya tidak mengesampingkan faktor safetynya. Dan tentunya Suzuki Nex II tetap hadir dengan fitur unggulan lainnya dan yang paling utama adalah harganya yang sangat kompetitif dan termurah di kelasnya.

Tak terlalu muluk SIS menargetkan penjualan Suzuki Nex II 2018 ini di Jawa Tengah dan DIY di angka 750 unit perbulannya. Dan untuk wilayah Semarang sendiri ditargetkan 100 unit perbulan. Dari seluruh penjulan motor Suzuki, kelas matic yang diisi Suzuki Nex dan Suzuki Address menyumbangkan 60-65% penjualan di Jawa Tengah dan DIY serta 40% di tingkat nasional, Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan wilayah yang menyumbangkan nilai penjualan terbanyak.

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

Widget not in any sidebars

Suzuki GSX-S150 2018, Update Warna dan Fitur, Harganya?

Mas Bro Gan Sob, setelah secara resmi mengumumkan update secara resmi untuk Suzuki Nex II, Suzuki GSX-R150 akhirnya kini PT. Suzuki Indomobil Sales kembali mengumumkan update untuk produk naked sport 150cc Suzuki GSX-S150. Update apa saja yang diberikan SIS untuk Suzuki GSX-S150 2018 ? Simak artikelnya sampai habis ya.

Tahun 2017 merupakan titik kebangkitan SIS di Indonesia, secara mengejutkan SIS memperkenalkan varian motor 150cc terbarunya. Setelah lama di nina bobo kan dengan hasil penjualan Suzuki Satria FU akhirnya SIS mau terjun berperang di kelas sport 150cc, baik sport fairing maupun sport naked 150cc. Varian tersebut tak lain dan tak bukan adalah Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150. Secara total SIS memberikan gebrakan baru melalui dua produk ini, desain, teknologi dan harga.

Menginjak umur kurang lebih setahun akhirnya kedua produk ini mendapatkan pembaharuan, nampaknya SIS begitu memperhatikan pendapat dan kebutuhan dari konsumen sehingga update yang diberikan ini benar-benar memenuhi kebutuhan konsumen dan penggemar Suzuki. Awal tahun 2018 Suzuki sudah memperkenalkan Suzuki GSX-R150 dengan fitur yang lebih sederhana, dengan menggunakan kunci model shutter biasa. Dan pastinya dengan harga yang sedikit lebih murah. Bulan April 2018 Suzuki kembali melakukan update untuk GSX-R150 dengan pilihan warna baru.

Suzuki GSX-S150 2018, Update Warna dan Fitur, Harganya?

Di akhir bulan Mei 2018 di ajang Pekan Raya Jakarta 2018, SIS kembali memberikan kejutan dengan mengumumkan update untuk Suzuki GSX-S150. Semula Suzuki GSX-S150 hanya hadir dalam pilihan sistem kunci shutter key, kini Suzuki GSX-S150 juga hadir dengan sistem keyless. Ini juga merupakan jawaban dari SIS untuk konsumen Suzuki yang mempertanyakan kenapa Suzuki GSX-S150 tidak hadir dengan sistem keyless seperti Suzuki GSX-R150.

Dengan hadirnya Suzuki GSX-S150 keyless ini membuat pilihan konsumen semakin lengkap. Tak hanya hadir dengan sistem keyless, Suzuki GSX-S150 2018 juga hadir dengan dua pilihan warna baru yaitu, Met Daytona Yellow dan Titan Black CW Rouge. Warna met Daytona Yellownya mengingatkan kita dengan tokoh robot dari seri Transformer, Bumble Bee. Untuk warna Titan Black CW Rouge hadir dengan velg warna merah.

Hadirnya versi keyless sistem untuk Suzuki GSX-S150 ini tentu diikuti dengan perbedaan harga dari versi sebelumnya, Suzuki GSX-S150 keyless 2018 ini dibanderol dengan harga Rp. 26.200.000 OTR Jakarta. Untuk harga GSX-S150 2018 wilayah Jawa Tengah dan DIY rtb belum mendapatkan informasinya.

Selain update Suzuki GSX-S150 keyless, SIS juga memberikan update untuk Suzuki GSX-S150 versi biasa alias versi shutter key system dengan dua warna Stronger Red dan Solid Black Gloss. Dan ternyata untuk warna biru khas Suzuki dan Silver dihilangkan untuk model tahun 2018 ini. Untuk Suzuki GSX-S150 shutter key system diberi harga OTR Jakarta senilai Rp. 24.750.000.

Apakah kejutan Suzuki di tahun 2018 berhenti sampai disini saja? hehehe, menurut rtb sih tidak. Masih ada satu isu yang belum terjawab yaitu hadrinya Suzuki Bandit 150cc. Analisa ngaco dari rtb, update dari Suzuki GSX-S150 ini merupakan strategi Suzuki untuk menghabiskan tipe ini dan persiapan untuk menggantinya dengan tipe baru, tapi ya ini cuma analisa ngaco ya, bisa jadi tidak benar. Sekian info dari rtb, semoga bermanfaat.

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

Widget not in any sidebars

First Ride Impression Suzuki Nex II Edisi Ngabuburide di Semarang

Mas Bro Gan Sob, Rabu 30 Mei 2018 PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) bekerjasama dengan PT. Indosun Motor Gemilang Semarang mengadakan press conference dan launching regional Suzuki Nex II untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY. Acaranya dilakukan di Semarang, melibatkan rekan media dan blogger wilayah Jawa Tengah dan DIY. Salah satu sesi acaranya adalah rolling city test ride sebelum press conference dan tentunya sambil menunggu waktu berbuka puasa. Nah rtb mau menceritakan mengenai first ride impression Suzuki Nex II tersebut.

Start acara dimulai di Java Mall Semarang, di lokasi ini PT. SIS mengadakan booth pameran produk Suzuki Nex II. Pameran tersebut sudah dimulai dari tanggal 24 hingga 30 Mei 2018, dan selama pameran ini ada promo harga khusus untuk pembelian Suzuki Nex II.

Suzuki Nex II ini dihadirkan untuk mengisi segmen low skutik atau skutik entry level, dimana saat ini trend pemasarannya sedang naik. Tentunya Suzuki tak mau ketinggalan untuk mermaikan penjualan pada level ini, Terlebih kelas skutik entry level ini menyumbangkan sekitar 40% dari total penjualan nasional Suzuki. Sementara untuk wilayah Jawa Tengah Suzuki mengakui kelas skutik entry level yang diisi Suzuki Nex II dan Suzuki Address mampu memberikan kontibusi penjualan dari 60% hingga 65% selama tahun 2018 ini.

Pada saat rolling city test ride, blogger dan media diperbolehkan mengendarai Suzuki Nex II dari Java Mall menuju lokasi press conference di kedai kopi Old Kettle, menembus ramainya lalulintas kota Semarang di sore hari.

rtb pun akhirnya mendapat kesempatan untuk mencoba Suzuki Nex II, unit yang rtb coba merupakan Suzuki Nex II tipe standard. Pertama rtb mencoba untuk mengukur posisi duduk, dimana dengan tinggi badan 186cm rtb bisa duduk dengan santai, kaki rtb bisa menapak dengan sempurna saat kondisi motor sedang berhenti, selain itu telapak kaki rtb yang memakai sepatu ukuran 42 bisa menapak di dek dengan sempurna, lurus dibagian tengah dan dengkul tidak mentok dek.

Saat rtb start motornya, sistem starter elektriknya terasa sedikit berbeda, menurut spesifikasinya tipe ini sudah menggunakan Suzuki Easy Start System, meskipun terasa masih kurang halus, masih mirip dengan elektrik starter biasa. Coba pegang joknya, empuk memang, trus coba dinaikin. Dengan berat badan rtb yang sekitar 84kg terasa rebound shocknya empuk. Pas sudah mulai ngegas rolling city menuju lokasi press conference, rtb merasakan feel motor ini sama dengan Suzuki Address, tapi dengan tarikan yang sedikit lebih responsif daripada Address. Faktanya memang motor ini memiliki mesin yang sama dengan mesin Suzuki Address. Namun karena jarak rolling city ini tak terlalu jauh, rtb belum bisa mengambil banyak kesimpulan mengenai impresi dari first ride Suzuki Nex II ini. Yang jelas secara tarikan motor ini mirip dengan Suzuki Address, begitu pula kenyamanan shocknya, namun bagi rtb yang memiliki body beruang dengan pantat yang lebar, joknya terasa kurang luas, hehehe.

Nah mas bro gan sob, itu tadi sedikit informasi mengenai first ride impression Suzuki Nex II, semoga bermanfaat. Untuk informasi harganya bisa disimak di artikel ini, terimakasih sudah bersedia membaca

Mungkin mas bro gan sob tertarik juga untuk membaca artikel ini :

Widget not in any sidebars